Suka Suka tinggal di rumah sakit

“Anak saya panas, dirawat di sini saja ya dokter!”

Dokter yang bertugas jaga hari itu hanya bisa tersenyum, ingin menjelaskan bahwa rumah sakit sudah penuh, suhu si anak hanya beberapa derajat diatas normal, hasil pemeriksaan Laboratorium juga tidak mengindikasikan untuk dirawat, tapi memang ia hanya bisa setuju. Tidak bisa melawan.

Perawat yang duduk disampingnya pun tahu harus melakukan apa, sisa seprei yang ada dalam lemari segera diambil, kasur yang sudah lepuk dan mau dipensiunkan juga harus di gunakan kembali, HARAM hukumnya menyuruh pasien pulang.

Komunikasi antara perawat dengan dokter Cukup dengan kedipan mata. Mereka tahu persis dengan watak warga disini. Jika mereka sudah bilang mau dirawat, maka wajib dirawat, walau tak ada indikasi sama sekali, walau ruang sudah penuh, walau hanya semalam, pokoknyq harus dirawat, dan jangan dibantah.

Aneh??? Tergantung dari sudut pandang mana anda melihat, dan sejauh mana pemahaman anda tentang kesehatan dan manajemen rumah sakit.

Warga di beberapa daerah diaceh memang punya tabiat seperti ini. Tidur dirumah sakit atau puskesmas seperti sebuah kebanggaan, belum lagi Saat sanak saudaranya datang membezuk, padahal sakitnya biasa saja.

Yang lebih parah, ada yang mengirimkan sms kesemua nomor yang ada di telepon genggamnya, bahwa ia sedang dirawat di rumah sakit, berharap ada yang membezuk? Dan membawa sesuatu? Wallahu a’lam.

Pernah juga ada pasien yang tiba2 mengaku lumpuh sebelah, minta segera dirawat, dan diperiksa dokter spesialis.hebohlah. setelah diperiksa, fungsi sarafnya normal, tidak sakit sama sekali. Selidik punya selidik, itu hanya akal akalan si pasien supaya dia diperhatikan oleh leluarganya…hmmmm

“Buk perawat, ini sudah sembuh kan? Kami mau pulang, besok ada orang kampung Pesta” begitu kata keluarga pasien Saat harus pulang, padahal keadaan pasien masih wajib dirawat, tapi jika keluarga sudah minta pulang, maka wajib dipulangkan, PAPS atau pulang atas permintaan sendiri merupakan istilah dan diagnosa akhir yang ditulis dokter di status pasien.

Dokter dan perawat ruangan kini mulai bertanya tanya, untuk apa Kami kuliah? Yang Pinter juga pasien? Bagus sih kalo pasien Pinter, tapi kalo Pinter tanggung Dan Pinter memerintah tanpa pernah mendengar saran mereka yang menekuni profesi Dan pekerjaan ini adalah begok namanya.

Aceh oh aceh…na saja…

4 thoughts on “Suka Suka tinggal di rumah sakit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s