Peggy Melati Sukma: From Celebrity to Serenity

Hari ini, Jum’at 8 Mei 2015, Mesjid Al-Falah – IWKZ Berlin kadatangan seorang tamu istimewa. Seorang artis yang pertama kali saya kenal di film gerhana, si mbak peggy melati sukma harum mewangi sepanjang hari. Katanya kedatangan ke Berlin ini adalah dalam rangka dakwahnya ke lebih dari 22 negara dan lebih dari 100 kota di dunia, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga negara-negara di Eropa, Amerika Utara, Afrika hingga Australia.

image

Sesi sharing yang diberi judul “from celebrity to cerenity” turut dihadiri umat islam Indonesia yang bermukim di Berlin – Jerman. Dalam sharingnya, mbak peggy mengaku mulai “hijrah” sejak september 2013 dan sejak saat itu banyak menghadapi kendala atau tantangan. Lebih detil mbak peggy menceritakan proses perjalanan hidupnya menjadi 4 periode.

Pertama periode kecil (0-13) tahun, mbak peggy mengaku berasal dari keluarga yang kurang mampu, sehingga untuk makan saja harus berjuang, serba kekurangan, dan sebagainya. Namun mbak peggy bersyukur karena orang tuanya mengajarkan nilai-nilai keislaman yang baik. Bahkan orang tuanya sangat keras dalam hal pendidikan agama, juga pendidikan formal. lebih lanjut ia mengaku, meski uangnya pas-pasan, les-nya cukup banyak, hingga ia merasa sebagai anak tersibuk didunia.

image

Usia 14 hingga 34, ia turun ke dunia hiburan. Dalam fase ini ia menceritakan kalau hidupnya sangat jauh dengan nilai-nilai islam. Baginya hidup adalah mencari kesenangan, kepopuleran, dan sebagainya. Dalam dunia keartisan, ia sukses bermain film, jadi pembawa acara, sutradara, produser, penulis naskah, dan sebagainya. Tidak hanya itu, ia juga ikut berbisnis, mulai dari jual beli properti, lahan hingga senjata. Dalam dunia sosial, sejak umur 19 ia sudah punya organisasi yang bertujuan untuk melindungi anak kecil, kemudian juga menjadi duta berbagai organisasi sosial, menjadi juru bicara kementrian, dan sebaigainya. Intinya, untuk ukuran dunia, semua hal yang biasa diinginkan orang sudah dicapainya. Bahkan katanya semua pekerjaan yang dilakukan mendapat begitu banyak apresiasi dan penghargaan di tingkat dunia, tapi kemudian ia bertanya, bagaimana dengan penghargaan akhirat?

Selanjutnya pada usia 34 hingga 36.5, disitulah titik balik dari kehidupannya. semua hal yang dicari dan dibanggakan sebelumnya, dalam hanya 2,5 tahun ini hilang. Mulai dari munculnya masalah rumah tangga, bisnis yang bubar, punya penyakit yang katanya belum ada obatnya, hingga malah masalah sakit wajah, yang katanya karena digigit serangga, dalam 2 hari saja hilang semua. intinya, dalam 2,5 tahun inilah semua yang dulunya ia banggakan, yang ia perjuangkan, yang ia kejar, hilang semua begitu saja. Syukurnya, dimasa itulah, pelajaran2 yang diajarkan oleh orang tuanya untuk selalu meminta pertolongan kepada Allah kembali diingatnya. dan mulai saat itu, ia memutuskan untuk hijrah.

image

Usia 36.5 hingga 38 tidak sempat diceritakan lagi, tapi pada masa inilah mbak peggy memtuskan untuk benar-benar berjilbab serta menyerahkan seluruh jiwa dan raganya ke jalan Allah. Insya Allah.

One thought on “Peggy Melati Sukma: From Celebrity to Serenity

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s