Telkomsel yang Terus Menipu

Untuk kesekian kali, saya kecewa dengan pelayanan telkomsel, mulai dari pulsa yang hilang tiba-tiba, pembayaran kembali oleh pihak CS yang tak pernah kunjung datang, nomor kartu yang mati padahal pulsanya banyak, hingga terakhir ini masalah quota internet yang berubah sesukanya.

Beberapa perasalahan diatas sudah sebagian saya laporkan ke grapari, tapi hanya sebagian yang ada solusinya, sisanya seperti mereka coba lupakan, mereka seperti hanya mengejar untung dan tidak mempersoalkan betapa banyak kerugian yang kita, konsumennya, merugi, bagi mereka seolah itu sah sah saja, bisnis semata.

Dari pada terus mengomel, mending saya tuliskan satu persatu, setidaknya kesal dalam hati bisa sedikit terobati, walau harapannya tentunya dibaca oleh pihak yang bersangkutan.

Baiklah, saya adalah pelanggan lama telkomsel, kartu pertama saya adalah kartu simpati yang saya beli tahun 2001. Harga kartu saja saat itu sekitar 200 ribu rupiah, belum termasuk pulsa.  Saya ingat sekali secara handphone pertama saya adalah nokia 3530, yang harganya juga jutaan. Itu adalah hape poliponik pertama, wajar jika harganya selangit, begitu juga harga kartu sim nya yang selangit, belum ada saingan. Bagi kami yang tinggal di Banda Aceh, hanya kartu simpati yang ada saat itu, bahkan hingga kini, yang paling banyak dipakai warga adalah produk dari telkomsel.

Saat itu, meski pulsa suka habis sendiri, hilang sendiri, tak ada yang bisa kami komplain selain membeli kartu baru atau mengisi pulsa baru, belum ada grapari, telpon ke service senter juga tak pernah diangkat. Tapi belakangan, khususnya belakangan ini, kami mulai tersadar betapa kita sebagai konsumen seperti dijadikan sapi perahan dimana layanan yang diberikan sering seperti tidak yang dijanjikan.

Pulsa yang hilang sendiri sering saya alami, padahal saya yakin bahwa saya tidak menggunakannya dalam waktu tertentu, saat  grapari di Banda Aceh yang terletak di lampriet baru dibuka, saya langsung melapor ke grapari tersebut.  Menurut data mereka memang pulsa tersedot dan mau dikembalikan sejumlah pulsa hilang, saya tinggalkan nomor handphone, alamat rumah, hingga nomor KTP, sayangnya sudah bertahun tahun, hingga kini tak pernah ada pemberitaan dari pihak telkomsel.

Kejadian kedua adalah matinya kartu simpati saya yang sudah saya pakai lebih dari 12 tahun tadi, ini memang kesalahan saya karena tidak mengisi pulsa untuk sekian lama karena saya sedang di luar negeri, tapi kenapa dengan pulsa yang jumlahnya ratusan ribu rupiah juga ikut raib? Saat saya Tanya ke CS di grapari, katanya kartu sudah ditarik ke pusat dan tidak bisa di re-issue, walau nomor itu sudah melekat dengan saya. Oke, saya iklas karena itu salah saya, tapi bagaimana dengan uang saya dalam kartu itu?

Kejadian terakhir berhubungan dengan paket internet yang berubah ubah. Misalnya saat beli di penjual katanya kuotanya 2 GB, tapi yang bisa dipakai cuma 1 GB, harganya juga kadang-kadang suka bikin bingung, kadang-kadang murah, tiba-tiba jadi mahal, saat Tanya ke CS, jawabannya (plus senyum penyakitan) hanya “itu kemarin promo pak”, hmmm..

Masalah lain tentunya banyaknya pengiklan ke nomor kita, ada mama mama yang minta pulsa, minta di kirimkan ke rekening tertentu, dan sebagainya. Saat saya tanya ke grapari, apa nomor nomor penipu seperti itu tidak bisa di di blok? Jawabannya “tidak bisa bapak?” what? Jadi terlkomsel bisa buat kartu sim tapi untuk mem blokir nomor penipu saja tidak bisa? Jadi suuzon, jangan-jangan penipu seperti itu sengaja dipelihara para operator untuk menambah omzet mereka?

Dulu, sebelum dilarang, banyak juga ring back tone yang tiba2 terdaftar sendiri, dan terus menerus menggerogoti pulsa, untung para pejabat Negara, dalam hal ini kemeninfokom sudah melarang hal seperti itu dan kini memang sudah sangat jarang kita dengan keluhan tentang masalah ini.

Nah, satu pertanyaan terakhir, sebagai sebuah perusahaan yang untungnya trilyunan rupiah per tahun, dan juga sebagai sebuah perusahaan Negara yang juga bertanggung jawab untuk melayani rakyatnya, tak mau pak pihak telkomsel atau Telkom untuk membenah permasalahan permasalahn di atas? Kalau tidak, itu bukan Badan Usaha Milik Negara, tapi Badan Usaha Maling Negara namanya.

21 thoughts on “Telkomsel yang Terus Menipu

  1. “Jadi suuzon, jangan-jangan penipu seperti itu sengaja dipelihara para operator untuk menambah omzet mereka?” <<< Ga pernah kepikiran sampai kesini, tapi masuk akan juga #Duh

  2. “Kalau tidak, itu bukan Badan Usaha Milik Negara, tapi Badan Usaha Maling Negara namanya.” Nice quote. Saya yakin, ini satu dari seribuan bahkan lebih kasus yg seperti ini. Mengharapkan respon dari telkomnyet ? Lage ta preh boeh ara hanyeut..

  3. Saya barusan kena akalin telkomsel, 2 hari yang lalu saya daftar paket internet share & chat samsung galaxy 1 bulan (20.000) 2 hari saya gunakan lancar dan aman, eh di hari yang ke 3 tiba-tiba saya tidak bisa mengakses bbm & fb saya… saya kira kendala hp, saya coba pake operator lain lancar jaya….

    kemudian saya berinisiatif menghubungi center 188, dari cs memberitahukan bahwa paket saya adalah paket opera mini, padahal secara sadar saya tidak pernah merubah data paket internet saya…. saya tanya untuksolusi cs tidak dapat memberi kejelasan yang memuaskan…

    saya merasa kecewa sekali, telkomsel sekarang kok rasanya makin hancur, pakal aja no ini sudah saya gunakan sangat lama… kalau enggakudah tak buang ke sungai kapuas….

  4. Saya Barusan juga kena sedot pulsa’y oleh Telkomsel sebesar Rp 28 rb u/ pemakaian 34 menit, padahal nelpon ke sesama telkomsel biasa’y murah apalagi dgn paket TM nya. Apa karena ikut jadi iklanin Piala Dunia ya? Jadi Bangkrut…

  5. wah, saya juga kena sedot pulsa, sehari langsung habis 50 ribu cuma gara – gara mengaktifkan layanan internet volume based harian. Memang dasar telkomshit. Meskipun Ortu saya pegawai telkom, tapi not recomended lah pake layanan mereka.

  6. ini mah gw bangat…
    paket internet saya dua kali raib…
    beli paket yg 2 gb dapat bonus 1 gb dalam tempo 2 jam habis..
    dua kali beli..dan sisa pulsa saya juga disedot abis..
    complain ke cs dari tanggal 5 oktober sd detik ini belum ada solusi..
    yg ada saya cuma dapat notif anda mendpat no tiket bla..bla..
    #fuck service

  7. Ada 3 kasus pulsa hilang tanpa sebad di RT ku…
    Salah satunya saya yg kehilangan pulsa Rp.60.000.

    Bikin kepala n hati jadi sakit…

  8. Sama, akhirnya saya punya tempat ngeluarin uneg-uneg. pulsa saya raib 40 ribuan dalam sehari. ini bukan yang pertama, kemarin (tgl 2 November 2014) lenyap lagi 19 ribuan, terus hari ini 7 ribuan. saya ga berlangganan apapun, makudnya internet, or anything. saya cuma daftar paket yang nelfon 3000 dapat gratisan 100.000/30 jam. tapi saya ingat betul hari itu ga ada ambil paket, dan terakhir jam 23.00 saya cek pulsa masih 19 ribuan. Eh paginya jam 08.00wib, saya mau nelfon, ktnya pulsa ga cukup, tinggal 300 perak. Sedih ga punya solusi, ga dipake layanan dari Telkomsel ini, kartu lain ga lancar sinyalnya di tempat saya tinggal. padahal baru 3 bulan ini saya beralih setelah sebeumnya sangat puas dengan Tri. Nasib……saya jadi bercita-cita jadi menteri yang urusi ini. Apa masi bisa ya?

  9. ###WARNING###

    Bagi yang tertipu belanja ONLINE cukup kirim kronologis dan No.Rekening Penipu ke email cybercrime@polri.co.id.
    Bagi siapapun kalian yg sudah kena tipu, Kalian cukup kirimkan nomer rekening orang tersebut yang sudah terima transfer ke email itu. Nanti ATM’nya yang jual online langsung di blokir dan ditindak lanjuti oleh pihak POLRI. Bantu bc boss..,
    untuk kepentingan kita bersama.

  10. Hari ini saya kehilangan pulsa 800rb, menurut alasan cs paket sy ultima saya tidak diperpanjang, padahal semenjak saya pakai internet paketan sudah secara otomatis diperpanjang asalkan pulsa mencukupi, pertanyaannya wong pulsa saya ada 800rb kok bisa secara system di non aktifkan paket saya. Lalu dengan alasan kepake paket gprs normal, pertannyaan berikutnya memang benar sebanyak itu saya pemakaian internetannya?? Dari jam 8-17, dari senin sampai jumat saya menggunakan fasilitas wifi kantor seharisnya kalau saya makai tarif gprs normal tidak sebanyak itu.

  11. Kasus sama menimpa saya. Saya beli Simpati internet kuota 4,5 GB untuk 3 bulan. Kondisi kartu pack masih segel. Saya beli bulan Mei 2015. Setelah saya daftarkan total jumlah kuota yang saya dapat hanya 3gb. Jadi hilang 1,5gb. Saya kontak CS Telkomsel, hanya dapat penjelasan bahwa kartu internet kuota 1,5 gb sudah diaktifkan 17 April 2015.
    Jawaban yang bodoh dan tidak bertanggung jawab. Beli Mei kondisi segel tp Kartu Aktif April 2015. Jadi Perusahaan Telekomunikasi sebesar Telkomsel menggunakan cara kotor dalam berbisnis yaitu mengurangi kuota yang seharusnya di dapat pelanggan. Dan tidak ada tanggung jawab sedikit pun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s