Penumpang Malaysia yang Sombong!?

Sebagai penumpang pemula, aku masih sering memilih kursi yang berada didekat jendela saat membooking tiket pesawat, hal itu juga kulakukan untuk penerbangan ini. Walau kadang terasa aneh karena penerbangannya malam dan tak ada yang bisa aku lihat, kecuali saat landing dan take off saja.

Penumpang disampingku kali ini orang adalah seorang pria dari malaysia, aku tahu setelah mendengar dia bercakap sekilas saat aku minta lewat didepannya tadi, sedangkan penumpang satunya lagi seorang bule perempuan, yang nyaris tak pernah bicara, bahkan langsung memilih untuk menutup matanya dengan kain hitam dan meninggalkan sign “dont disturb me” di sandaran kursinya.

Merasa sebagai tetangga serumpun, akupun mulai mengajak orang malaysia tersebut bicara, tapi respon yang kudapat malah kata-kata “iya” atau “tidak”, tidak lebih dari itu. Senyumpun sangat jarang dia lemparkan, malah terlihat memiliki afek datar dan kadang-kadang kecemasan. Merasa tidak begitu diperdulikan, aku lebih memilih diam, sambil memonton filem-filem yang ada didepanku.

“Mungkin karena aku orang indonesia, maka dia gak mau bicara? Karena memang bangsa kami sudah terlanjur di anggap sebagai bangsa pendatang yang membabu di Malaysia? Makanya dia cuekin aku? Begitu bisikan setan yang muncul di kepalaku. “Kenapa iya terlalu sombong?, apa ia merasa hebat karena bekerja di eropa?, sedang aku masih mahasiswa sehingga aku tidak dianggap? Tipe orang melayu malaysia yang memang sombong”. Begitu kesimpulan yang kubuat.

Penerbangan kami lewati nyaris tanpa kata-kata,, berjam jam lewat hanya begitu saja, jauh dari biasanya jika aku duduk dengan orang sesama asia, bahkan dengan para bule, aku rajin mempromosikan daerahku, bercerita tentang apa saja, sering momen itu menjadi awal pertemanan baru, mendapatkan informasi baru dan pengetahuan baru, tapi hal itu tidak banyak kudapatkan dalam penerbangan ini, kedua tetanggaku sepertinya mati suri.

Saat pilot mengumumkan bahwa pesawat telah mendekat di bandara negaranya, dia kulihat segara bangun, ke kamar kecil dan kembali dengan muka yang baru di cuci, walau masih kusam dan terlihat lelah, aku tahu dari sejak take off, dia tidak tidur sama sekali, setidaknya tidak disaat aku terbangun, dia hanya sibuk membolak-balikkan majalah, walau sama sekali tidak di bacannya.

Saat pesawat mendarat, dia langsung bangkit, mengambil ransel kecilnya, tapi karena pintu pesawat belum dibuka, dia hanya bisa berdiri. Kali ini dia berkata kepadaku “maaf encik, saya tak banyak cakap, saya tau encik cuba cakap sama saye, tapi saye tak bise, my only daughter passed away this morning, and this is the only fastest flight to take me home, I am sorry” sebutnya dengan mata berkaca-kaca sambil memasang ransel kecil ke bahunya. Sejenak aku terdiam, tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutku, betapa banyak judgement yang telah kubuat untuk dia, bahkan sempat kuanggap pasienku di rumah sakit jiwa. “oh..sorry for that…..” hanya itu yang sempat keluar dari mulutku, selanjutnya kembali membisu, “iye, terima kaseh, safe flight to Aceh” begitu tutupnya, dan kali ini dia berpaling, tidak lagi menghiraukanku, kulihat ia bagai ingin meloncat dari dalam pesawat, ingin segera ke rumahnya, melihat wajah putri satu satunya untuk terakhir kalinya sebelum di kuburkan.

Aku yang semula sudah berdiri, kini kembali terduduk, kubiarkan penumpang lain berjalan keluar dari perut pesawat raksasa ini. Mencoba instrospeksi diri, betapa banyak kesalahan yang telah kubuat selama penerbangan ini, betapa banyak pikiran negatif yang muncul di kepalaku, kenapa catatan jelekku bertambah hanya karena kurang informasi dari orangnya, kenapa tidak kutanyakan masalahnya dari tadi? Ah….smua telat lewat.

Aku hanya bisa berdoa, smoga sitetangga bisa mengadapi kehilangannya dengan tabah, serta memafkan kesalahan batin yang telah kubuat kepadanya.

Semoga!

17 Sept 12

2 thoughts on “Penumpang Malaysia yang Sombong!?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s