Ketika harus mengambil langkah seribu

Aku pernah terhentak dengan keanehan itu, denyut nadi berpacu karena adrenalin memaksa begitu, tapi aku terdiam terpaku, kusadar kau bukanlah tandinganku.

Kau berjalan ayu, sekali kakimu melangkah tiga kali pinggulmu bergoyang, kulihat kau juga terpaksa memakai rok hitam, sehitam beulangong di rumah nenekku. Ah..Kamu…

Aroma magismu mencoba menggodaku, senyum manis bibir bergincumu juga memaksa mataku berlirik ke mulutmu, suara Nan syahdu keluar dikala itu, sedikit serak, tapi becek, begitulah suaramu.

Melihat aku terpaku, kau kian mendekat, tapi kini aku dengan jelas melihat bulu2 tebal di betismu, juga di atas jakunmu..

Dari Pada aku terkena fitnah Dan musibah, mending kuambil langkah seribu….

Kisah dikejar khansa
#sajakiseng,janganterlaluserius.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s