Nasionalis Bendera!?

Pernah memaki Mia Audina ketika dia memutuskan untuk untuk berwarga negara belanda? Pernah juga mencibir Anggun C Sasmi yang memilih perancis sebagai pasport barunya? Keduanya meninggalkan garuda, meninggalkan makian kita yang katanya nasionalis.

Aku juga bagitu, walau tidak nasionalis, aku pernah mencibir mereka, yang menurutku rela meninggalkan tanah air, dan hidup indah di negeri orang. Alasan alasan yang di sampaikan mereka jarang bisa kuterima, malah aku tambah benci dibuatnya.

Duduk perkara kini jelas di depanku, aku mengahadapi persoalan yang sama. Dulu aku pikir mereka hanya mengejar harta, karir dan sebagainya, tapi aku sadar bahwa ada hal lain yang mereka butuhkan, bukan inginkan, sehinggan mereka menggati warna pasportnya.

Sebagai penyanyi di negara eropa, jelas anggun harus terus berpergian lintas negara, dalam waktu yang sangat padat tentunya. Tapi terbayangkan betapa banyak waktu yang ia habiskan untuk mengapply visa setiap kali ia ingin masuk sebuah negara?

Sebagai warga indonesia, kita belum punya akses lintas negara yang mudah dibandingkan negara lain, katakanlah negara tetangga kita, malaysia atau singapure. Bagi kedua saudara muda ini, mereka punya akses yang jauh lebih baik dibandingkan kita, mereka tidak perlu apply visa jika ke UK, atau mungkin ke Australia. Negara2 maju seperti di eropa malah membebaskan warga tetangganya untuk berpergian, lebih bebas dibandingkan sesama kita warga asean yang masih membutuhkan stempel visa di setiap masuk negara tetangga, masuk ke malaysia misalnya.

Disini, mereka hampir tak mengenal lagi yang namanya imigrasi, pengalaman saat ke norway, swiss, denmark, ceko, belgia, belanda, polandia, dsb tak pernah lagi dimintai pasport, bahkan di bandarapun tidak ada. Bisa bebas lenggang kangkung tanpa harus pikir apa apa.

Kini aku tahu, kenapa mereka lebih memilih untuk mengganti lambang negaranya. Akses yang mudah itulah salah satu jawabannya. Kini akupun sadar, bagaimana stress nya aku saat visa yang aku appy belum juga ada di tangan, sedang jadwal penerbangan sudah dalam hitungan hari. Bagaimana stress nya aku saat pasport yang kubutuhkan untuk pulang kampung saja tidak ada, masih tertahan di imigrasi untuk pengurusan visa.

Ternyata, nasionalisme tidak hanya sebatas premanisme ejek ejekan belaka, tapi bagaimana negera bisa memberikan yang terbaik untuk warganya, termasuk dalam hal kemudahan untuk berjalan lintas negara. Mungkin pejabat kita tidak pernah kecapaian untuk mengurus visa, toh mereka punya pasport bisa sebagai pasport dinas negara. Lebih mudah dan semua di bayar negara.

Ternyata, nasionalisme lebih dari sekedar menghormati bendera!

Berlin
07.08.12

4 thoughts on “Nasionalis Bendera!?

  1. Sebagai anak bangsa harusnya mulai berpikir bagaimana memperbaiki negeri ini agar lebih baik bukan lari bak pengecut dan bersembunyi pada negara yang lebih baik dari negerinya kalau ini dilakukan oleh orang-orang terdahulu mungkin tak akan ada negara Indonesia pak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s