Debat Calon Gubernur Aceh 2012

Debat Calon Gubernur Aceh 2012 (Live MetroTV, Kamis 4 April 2012)

Berikut resume yg iseng saya tulis! smoga jadi bahan pertimbangan biar gk salah pilih.😀

Kandidat!

1. No Urut 1: Tgk H Ahmad Tajuddin AB dan Ir H Teuku Suriansyah M.Si
2. No Urut 2: drh Irwandi Yusuf dan DR Ir Muhyan Yunan M.Sc (Hw. Eng
3. No Urut 3: Prof DR H Darni M Daud MA dan DR Tgk Ahmad Fauzi
4. No Urut 4: H Muhammad Nazar dan Ir Nova Iriansyah MT
5. No Urut 5: dr H Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf

Panelis

Panelis 1: Fachry Ali
Panelis 2: Rhenal kasali
Panelis 3: Syahrizal Abbas

Sesi I Pembukaan

Pertanyaan dari pembawa Acara MetroTV: Apa rencana kerja tahun pertama?

Jawaban!

Kandidat no Urut 1: menyelamatkan anak bangsa? (Gk ngambung jawabannya). Wakilnya: inventarisir masalah yang ada saat ini.

Kandidat no Urut 2: melanjutkan program yg sekarang (JKA dan pembangunan lainnya) dan program baru

kandidat No Urut 3: Penataan pemerintahan dan penempatan orang yg tepat pada posisi yang tepat. Goal: good governence, grand desain untuk pembangunan aceh jangka panjang.

Kandidat no Urut 4: punya 4 strategi: ((1) Boleh abis uang tp harus ada hasil; pendidikan, (2) normalisasi pemerintahan sesuai UU, (3) perekonomian ekonomi atau peningkatan investasi, (4) Renormalisasi penegakan hukum.

Kandidat no Urut 5: (1) meneruskan semangat perdamaian, (2) mengurangi angka kemiskinan, (3) peningkatan taraf hidup, terutama dalam bidang pertanian, (4) perbaikan infrastruktur pedesaan.


Sesi II, pertanyaan dari panelis 1: Fachri ali:
menyanyikan hymne dan menyebutkan bahwa Darussalam sebagai kota pelajar aceh, muncul setelah perdamain lamteh.

Pertanyaan: apa yg bisa bapak lakukan dgn memanfaatkan perdamaiain ini, untuk membangun aceh jauh lebih besar dibanding yang pernah dilakukan generasi sebelumya!

Jawaban!
No urut 2: membangun manusia seutuhnya : 1. Pendidikan, 2. Kesehatan, 3, mata pencaharian, memberikan beasiswa anak yatim, menyekolahkan pemuda keluar negeri.

No Urut 3: Darussalam, hasil perjuangan jangka panjang. Menjadikan pendidikan sebagai modal pembangunan, kesehatan juga perlu diperhatikan. Kedua ini merupakan modal pembangunan. Wakil: menegakkan rasa nasionalisme aceh terhadap indonesia.

No Urut 4: pendidikan dasar dan menengah secara gratis, membatu perguruan tinggi negeri dan swasta secara finansial, penerapan syariat yg benar, toleransi dgn umat islam dengan pemeluk agama lain, SDA aceh jd sumber kekuatan.

No urut 5: pendidikan umum dan agama, pemberian beasiswa yg berkelanjutan, kerjasama dgn luar negeri untuk pendidikan, wakil: (belum sempat ngomong udah abis waktunya)

No urut 1: ada 3 hal yang bisa dilakukan: (1) pelaksanaan pembanguanan hrs berdasarkan persatuan, (2) pembangunan hrs bersendikan syariat islam, (3) semua pelaksanaan pembangunan harus dalam bingkai NKRI.

Sesi III, pertanyaan dari Panelis 2, Rhenal kasali: “Abad XVI, Aceh pusat perdagangan rempah, Aceh punya laksamana perempuan pertama di dunia, malahayati, tapi sekarang rempah tidak ada lagi, tapi punya kopi, tahun 70-an di Arun ditemukan minyak bumi, tapi akan habis tahun 2014.
sekarang aceh punya infrastrucktur terbaik saat ini! Permasalahan sekarang adalah Lapangan kerja yang terbatas dan Aceh berada dlm arus perubahan. Pertanyaannya: “apa strategi dalam untuk perubahan, terutama dalam ketenaga kerjaan

Jawaban!

No urut 3. Jangan terpaku dengan masa lalu krn itu keliru. Negara maju tdk boleh terpaku dgn SDA, tapi dengan SDM nya, menciptakan nilai tambah dari manusia yg terlah dimiliki saat ini, dan tidak bergantung dengan SDA.

No Urut 4: diaceh terjadi penurunan pengangguran, selama menjadi wagub ikut memasukkan Aceh dalam master plan pembangunan nasional, kedepan fokus pada pertanian dan perikanan, pemerintah adalah wasit, perintah cukup jadi regulator, sehingga hrs banyak saudagar yang muncul dari masyarakat.

No Urut 5: wakil: MOI Helsilkin harus di implemnetasikan secara benar2, UUPA harus menjadi dasar dan harus benar2 ditegaskan. (gk nyambung jawabannya) ??

No urut 1: masalah tenaga kerja, harus melihat potensi yng ada, krn aceh negara agraris, maka pertanian merupakan fokus dari program kerja, dan pertanian ini menjamin peningkatan tenaga kerja. Kelautan dan perikanan juga akan menyerap tenaga yg cukup besar.

No Urut 2: angka kemiskinan awalnya 30%, november 2011, tinggal 19,4%. tapi Aceh merupakan Provinsi termiskin di sumatra. Programnya adalah memperbanyak lapangan kerja baru, 70% rakyat aceh adalah petani dan hidup di kampung, yg bs dilakukan adalah mengintensifkan usahanya. Fokus juga bidang perikanana, tugas pemerintah: membuka akses ke modal, buka pasar dan akses ke industri.

Sesi IV; pertanyaan dari panelis 3: Syahrizal Abbas, (Akademisi IAIN Ar ranirry): Bagaimana mengisi perdamaian dalam bingkai syariat islam. Problem: Syariat Islam berada dalam konteks politik dan hukum indonesia, SI jg susah di implementasi, tapi secara sejarah SI pernah berhasi dilakukan, mis zaman iskandar muda.

Pertanyaan: rencana strategis calon untuk menjadikan syariat islam sebagai dasar pembangunan

No urut 4: meyakinkan masyarakat bahwa SI bukan hanya cambuk, programnya: harus ada sertifikasi teungku, training thd ulama/teungku, perlu pendidikan transformasi pendidikan agama ke sekolah umum, mis anak sma wajib tau kitab 8.

No Urut 5: (awalnya ceramah panjang lebar, tapi bukan ttg program), program: membikin kelompok tentang agama? Seluruh mukhti nanti akan bersatu?.

No Urut 1: wakil: punya 3 cara: (1) peran ulama dalam penetapan kebijakan aceh, (2) penyelenggaraan pendidikan yg berkualitas, (3) penyelenggaraan kehidupan adat yang bersendikan syariat islam. Sehingga syariat islam berlaku secara kaffah, cagub: bahasa aceh….?? (habis waktu)

No urut 2: ada beberapa cara: (1) mempersiapkan rakyat mana salah en mana benar, kemudian (2) siapkan aparat dan terakhir (3) siapkan sistemnya.

No urut 3: caranya adalah (1) pendekatan secara adat, tidak ada qanun tapi dengan melasanakan hukum ada, (2) sosialisasi apa itu syariat islam, (3) ada suri tauladan dari pemimpin, (4) pengkaderan pesantren;

Sesi akhir: debat antar kandidat!

Sesi ini mulai kurang menarik bagi lon tuan. Gak tau kenapa, kayaknya karena lebih kepada menjatuhkan atau membuka kekurangan lawan, bukan mempromosikan program diri sendiri.

Awalnya calon no urut 5, Zaini abdullah nanya ke no urut 2, irwandi, kenapa amanah MOU helsinki sampai sekarang belum di laksanakan? Irwandi menjawab kalau itu yang memutuskan DPRA, kemudian irwandi gantian bertanya ke zaini-muzakir; kenapa akhir2 ini banyak teror, dan zaini menjawab justru itu tanggung jawab polda untuk mengamankan, bisa saja disana banyak provokator yang menjadikan PA sebagai kambing hitam…? (wallahu a’lam. No comment for this)

Selanjutnya yang justru menarik adalah debat antara nazar dengan darni: nazar memulai bertanya dengan mengatakan bahwa di unsyiah akreditasinya bermasalah (OH YA? BARU TAU SAYA), bagaimana cara darni memimpin rakyat yg lebih besar jika lingkungan unsyiah saja banyak masalah?
Darni menjawab setidaknya selama periode dia memimpin unsyiah, tidak banyak uang yang di hambur2kan dengan mengirim orang kuliah keluar negeri (jujur, sedih dan sangat miris mendengar pernyataan ini dari seorang profesor, guru besar dan juga akademisi), bahkan pak darni dengan PD-nya mengatakan akan terpilih lagi di periode ketiga kalau iya mencalonkan jadi rektor unsyiah lagi…padahal dulu dengar2 ada………waktu pemilihannya… (wallahu a’lam).

Kemudian tiba-tiba semangat saya kembali saat sebuah kelucuan terjadi. Darni bertanya ke nazar tetang ganguan jiwa, dan dengan gampangnya menjelaskan program2 keswa yg udah di jalankan pemerintahnya dengan irwandi, dan kali ini nazar diatas angin, dan harus saya akui, nazar benar.

Sedikit tambahan dari saya: tentang program kesehatan jiwa di aceh.
1. Aceh adalah satu2nnya provinsi di indonesia, (bahkan di dunia untuk ukurang negara2 berkembang) yang sudah menjalankan program bebas pasung.
2. Aceh juga provinsi dengan ratio staf kesehatan (perawat) yang sudah di training kesehatan jiwa paling banyak dibandingkan provinsi lain (the lacet 2011-ada 500 orang lebih dan GP plus tentunya), 3. dan yang paling penting, lewat JKA, Aceh merupakan satu2nya provisni di indonesia yang memberikan akses terbaik dalam hal penanganan pasien jiwa.

Terakhir nazar sedikit offside (mungkin memang bukan bidang dia) dengan mengatakan bahwa pembangunan rumah sakit jiwa yang baru juga sudah di usahakan, namun belum berhasil. Padahal dalam reformasi keswa dunia, RSJ justru disarankan untuk di hapuskan dan penanganan pasien dengan gangguan jiwa di-interegrasikan dengan RSU seperti di beberapa daerah Aussie dan Italia…hmmm

(wadoo, knp komentanya ttg keswa ya? Apa krn paper saya yg belum siap2?? hmmm??)

Udah gitu aja rangkuman lon tuang ttg debat kandidat tadi, semoga siapapun yang terilih akan membawa aceh ke arah yang lebih baik. Amin

Moersalin
Taalin 050412

4 thoughts on “Debat Calon Gubernur Aceh 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s